Jumat, 10 Mei 2013
Ikan Baung
Ikan Baung adalah ikan air tawar yang dapat hidup dari perairan di muara
sungai sampai ke bagian hulu. Bahkan di Sungai Musi (Sumatera Selatan),
baung ditemukan sampai ke muara sungai di daerah pasang surut yang
berair sedikit payau. Selain itu, ikan ini juga banyak ditemui di
tempat-tempat yang letaknya di daerah banjir. Secara umum, baung
dinyatakan sebagai ikan yang hidup di perairan umum seperti sungai,
rawa, situ, danau, dan waduk.
Ikan Huwan
IKAN HUAN atau IKAN GABUS
KONSUMSI DAN KHASIATNYA
Bagi sebagian besar kalangan tertentu, selama ini ikan gabus dipercaya sebagai
penyembuh dalam recovery sakit pasca operasi, luka bakar, luka
kecelakaan dan pasca melahirkan.
Daging ikan gabus ditengarai memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan,
krn mengandung protein Albumin. Albumin merupakan jenis
Protein terbanyak dalam plasma mencapai kadar 60%. Manfaatnya
untuk membantu jaringan sel baru. Dalam ilmu kedokteran, albumin ini
digunakan untuk mempercepat pemulihan jaringan sel tubuh yang terbelah atau
rusak. Albumin juga berperan mengikat Obat-obatan serta logam berat yang
tidak mudah larut dalam darah. Hampir semua pasien berkadar Albumin rendah
yang diberi Sari
Ikan Gabus ini, naik lebih cepat dari pada pemberian albumin lewat
infus. Bahkan pasien berkadar albumin rendah yang diikuti komplikasi penyakit
seperti Hepatitis, TBC/Infeksi Paru, Neprotic syndrom, Tonsilitis, Typus,
Diabetes, Patah tulang, gastritis, Gizi Buruk, Sepsis, Stroke, ITP
(Idiopatik Trombosit Tupenia Purpura), HIV, Thalasemia Minor, Autis,
Kondisi ini bisa lebih baik dengan pemberian Gel Sari Ikan Kutuk / Gabus.
Albumin adalah salah satu jenis protein darah yang diproduksi di
hati (hepar).
Saat Hati normal mampu memproduksi 11-15 gr Albumin/hari. Bahkan
ia merupakan jenis protein terbanyak di dalam plasma yang mencapai kadar 60
persen. Sedangkan nilai normal dalam darah sekitar 3.5 sampai 5 g/dL.
(dari
berbagai sumber).
Paket Konsumsi: 5kg, 10kg, 15kg, 20kg, 30kg, dst.
Diketahui
bahwa ikan ini sangat kaya akan albumin, salah satu jenis protein
penting. Albumin diperlukan tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses
penyembuhan luka-luka. Pemberian daging ikan gabus atau ekstrak proteinnya
telah dicobakan untuk meningkatkan kadar albumin dalam darah dan membantu
penyembuhan beberapa penyakit.
Ikan Gabus memiliki protein yang sangat tinggi. Ikan ini merupakan sumber albumin bagi penderita hipoalbumin (rendah albumin) dan luka. Baik luka pasca operasi maupun luka bakar. Bahkan, di daerah pedesaan, anak laki-laki pasca dikhitan selalu dianjurkan mengonsumsi ikan jenis itu agar penyembuhan lebih cepat. Caranya, daging ikan tersebut dikukus atau di-steam sehingga memperoleh filtrate, yang dijadikan menu ekstra bagi penderita hipoalbumin dan luka. Pemberian menu ekstrak
filtrat ikan Gabus tersebut berkorelasi positif dengan peningkatan
kadar albumin plasma dan
penyembuhan luka pascaoperasi. Fenomena ikan Gabus
tersebut pernah diangkat dalam satu
penelitian khusus oleh Prof dr Ir Eddy Suprayitno MS, guru besar
ilmu biokimia ikan Fakultas Perikanan
Unibraw pada 2003.
Dalam tubuh manusia, albumin (salah satu fraksi protein)
disintesis oleh hati kira-kira 100-200 mikrogram/g
jaringan hati setiap hari. Albumin didistribusikan secara
vaskuler dalam plasma dan secara ekstravaskuler
dalam kulit, otot, serta beberapa jaringan lain.”Sintesis
albumin dalam sel hati dipengaruhi faktor nutrisi.
Terutama, asam amino, hormon, dan adanya satu penyakit.”
Gangguan sintesis albumin, kata Eddy, biasanya terjadi pada pengidap penyakit hati kronis, ginjal, serta
Gangguan sintesis albumin, kata Eddy, biasanya terjadi pada pengidap penyakit hati kronis, ginjal, serta
kekurangan gizi. Sebenarnya, daging ikan Gabus tidak hanya
menjadi sumber protein, tapi juga sumber
mineral lain. Di antaranya, zinc (seng) dan trace element lain
yang diperlukan tubuh.
Hasil studi Eddy pernah diujicobakan di instalasi gizi serta
bagian bedah RSU dr Saiful Anwar Malang.
Uji coba tersebut dilakukan pada pasien pascaoperasi dengan
kadar albumin rendah (1,8 g/dl).
“Dengan perlakuan 2 kg ikan kutuk masak per hari, telah
meningkatkan kadar albumin darah pasien
menjadi normal (3,5-5,5 g/dl),” Penelitian di Indonesia masih
terus mengembangkan pembuatan ekstrak untuk obat oles atau serbuk untuk obat
luar. Sementara di Malaysia, pembuatan krim dan tablet tersebut sudah dilakukan
sejak dulu kala.
Pusat
Pengajian Sains Farmasi Universiti Sains Malaysia (USM) telah menghasilkan
tablet dan krim obat luka tahun 1999 dan sekaligus menjadikan Prof Madya Dr
Saringat Baie sebagai orang pertama yang menghasilkan tablet dari ikan Gabus.
Menurut Saringat Baie, Ikan Gabus mempunyai asam amino dan lemak yang dapat menyembuhkan luka dalam perut serta amat baik untuk mengobati penyakit gastrik. Syaratnya, ikan Gabus tersebut harus Ikan Gabus liar dan bukan Haruan yang dibudidayakan.
Menurut Saringat Baie, Ikan Gabus mempunyai asam amino dan lemak yang dapat menyembuhkan luka dalam perut serta amat baik untuk mengobati penyakit gastrik. Syaratnya, ikan Gabus tersebut harus Ikan Gabus liar dan bukan Haruan yang dibudidayakan.
KHASIAT & KEGUNAAN :
1. Meningkatkan kadar Albumin dan Daya Tahan Tubuh.
2. Mempercepat proses penyembuhan Pasca Operasi.
3. Mempercepat penyembuhan Luka Dalam / Luka Luar.
4. Membantu proses penyembuhan pada penyakit:
-Hepatitis, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic Syndrome,Tonsilitis,
-Thypus, Diabetes, Patah Tulang, Gastritis, ITP, HIV,
-Sepsis, Stroke, Thalasemia Minor.
5. Menghilangkan Oedem (pembengkakan).
6. Memperbaiki Gizi Buruk pada Bayi, Anak dan Ibu Hamil.
7. Membantu penyembuhan Autis.
8. Sebagai larutan pengganti pada keadaan defisiensi albumin consolidating
2. Mempercepat proses penyembuhan Pasca Operasi.
3. Mempercepat penyembuhan Luka Dalam / Luka Luar.
4. Membantu proses penyembuhan pada penyakit:
-Hepatitis, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic Syndrome,Tonsilitis,
-Thypus, Diabetes, Patah Tulang, Gastritis, ITP, HIV,
-Sepsis, Stroke, Thalasemia Minor.
5. Menghilangkan Oedem (pembengkakan).
6. Memperbaiki Gizi Buruk pada Bayi, Anak dan Ibu Hamil.
7. Membantu penyembuhan Autis.
8. Sebagai larutan pengganti pada keadaan defisiensi albumin consolidating
(wikipedia/dari berbagai
sumber)
Langganan:
Komentar (Atom)